/* CSS to hid navigation bar */ #navbar { height:10px; visibility:hidden; display:none; }

Kamis, 18 November 2010

INVESTASI RP90 MILYAR UNTUK PLTM MOROWALI

Senin, 11 Oktober 2010 15:21

PALU (11/10) - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihydro (PLTM) berkapasitas 5,3 Mega Watt (MW) siap dilaksanakan oleh PT Hentraco Indoperkasa di Kabupaten Morowali dengan nilai investasi sebesar Rp90 milyar.

Pembangunan proyek PLTM yang berlokasi di Desa Wawopada Kecamatan Lembo Kabupten Morowali tersebut terbagi dua tahap, PLTM Wawopada 1 berkapasitas 1 x 1900 kW dan PLTM Wawopada 2 berkapasitas 2 x 1700 kW. Total kapasitas terpasang sebesar 5300 kW sehingga mampu menghasilkan energy sebesar 37 ribu MW per tahun.

“PLTM ini akan beroperasi dengan pola run-off river (ROR) atau pola aliran langsung sehingga dengan pola tersebut PLTM dapat beroperasi 24 jam dalam sehari,” kata Direktur Utama PT Hentraco Indoperkasa, Putra Surya Kencana disela-sela peletakan batu pertama pembangunan proyek PLTM Wawopada.

Dikatakannya, energy terbarukan (renewable energy) merupakan alternative sumber energy ramah lingkungan dan relative murah. Potensi di daerah tersebut juga cukup besar sehingga butuh pengembangan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kabupaten Morowali.

Dengan dihapuskannya subsidi BBM secara bertahap maka akan membuat harga produksi listrik dari PLTD naik sehingga PLTM dengan harga yang murah dapat dipakai sebagai pengganti PLTD.

Pembangunan proyek PLTM sendiri diperkirakan memakan waktu dua tahun serta penambahan waktu setahun sebelumnya untuk financial owned atau mencari dana dari pihak perbankan dan dilanjutkan dengan construction owned selama dua tahun.Sehingga perkiraan operasi pada tahun 2012 .

“Namun dari waktu yang ditentukan, kami meminta pembangunan tahap pertama bisa selesai dalam 18 bulan berjalan sejak peletakan batu pertama,” tegas General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo, Wirabumi Kaluti.

“Daya sebesar 5,3 MW belum cukup hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat kabupaten Morowali. Masih butuh energy listrik kurang lebih 100 hingga 200 MW untuk membangkitkan pengoperasian seluruh tambang dan industry lain,” urai Bupati Morowali, Anwar Hafid.

Anwar berharap, dengan potensi yang ada di kabupaten Morowali, PT Hentraco Indoperkasa maupun investor yang lain bisa mengembangkannya sehingga menghasilkan energy listrik yang besar. (Berita Palu/BP006/BP006)

Sumber : http://www.beritapalu.com/index.php?option=com_content&view=article&id=512:investasi-rp90-milyar-untuk-pltm-morowali&catid=34:palu&Itemid=126

Tidak ada komentar:

Posting Komentar