/* CSS to hid navigation bar */ #navbar { height:10px; visibility:hidden; display:none; }

Jumat, 19 November 2010

POLRES POSO USUT KORUPSI PEMBANGUNAN KANTOR CAMAT

Sabtu, 20 November 2010 13:27 

POSO (20/11) - Kepolisian Resort Poso, Sulawesi Tengah, sedang mengusut kasus
dugaan korupsi pembangunan kantor camat Lore Peore tahun anggaran 2008 sebesar
Rp491.428.000,00.

 "Kasusnya masih dalam proses penyelidikan dan belum ada tersangkanya,"
kata Wakapolres Poso, Kompol Nanan yang dihubungi beritapalu melalui telepon
genggam dari Palu, Sabtu (20/11).

Nanan menjelaskan, penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi itu
bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya dugaan korupsi, kolusi, dan
nepotisme terhadap pembangunan kantor camat itu.

Dalam proses penyelidikan itu, polisi menemukan adanya kejanggalan yakni
pada saat tahun tunggal atau menyeberang tahun 2009, pelaksanaan proyek itu
tidak dilakukan pemutusan kontrak dan kelanjutan pekerjaan proyek.
Selain itu, proyek tidak ditender dan tidak ada kontrak kerja.

Untuk menuntaskan kasus itu, polisi memanggil sejumlah pihak terkait
untuk diwawancara dan selanjutnya menjelaskan mengenai proses pekerjaan proyek
pembangunan kantor camat itu.

Kamis, 18 November 2010

INVESTASI RP90 MILYAR UNTUK PLTM MOROWALI

Senin, 11 Oktober 2010 15:21

PALU (11/10) - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihydro (PLTM) berkapasitas 5,3 Mega Watt (MW) siap dilaksanakan oleh PT Hentraco Indoperkasa di Kabupaten Morowali dengan nilai investasi sebesar Rp90 milyar.

Pembangunan proyek PLTM yang berlokasi di Desa Wawopada Kecamatan Lembo Kabupten Morowali tersebut terbagi dua tahap, PLTM Wawopada 1 berkapasitas 1 x 1900 kW dan PLTM Wawopada 2 berkapasitas 2 x 1700 kW. Total kapasitas terpasang sebesar 5300 kW sehingga mampu menghasilkan energy sebesar 37 ribu MW per tahun.

“PLTM ini akan beroperasi dengan pola run-off river (ROR) atau pola aliran langsung sehingga dengan pola tersebut PLTM dapat beroperasi 24 jam dalam sehari,” kata Direktur Utama PT Hentraco Indoperkasa, Putra Surya Kencana disela-sela peletakan batu pertama pembangunan proyek PLTM Wawopada.

Dikatakannya, energy terbarukan (renewable energy) merupakan alternative sumber energy ramah lingkungan dan relative murah. Potensi di daerah tersebut juga cukup besar sehingga butuh pengembangan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kabupaten Morowali.